BURMA BETINA new

BURMA  BETINA 
Oktober 2011 (pekan ke-3)


X220
BURMA BRASIL

X221
BURMA RAMBONG

 X223
SAIGON BURMA

 X224
BURMA GOSTAN

 X225
PAKHOY SAIGON


JIKA BERMINAT KOLEKSI AYAM  
* NUSA-UNGU FARM *
SILAHKAN  CONTACT KAMI :

081210091711

LANCURAN

LANCURAN
 0KTOBER 2011 (PEKAN KE-3)


 G384
Zise : 4,0 kg
Age : 8 month


 G385
Zise : 3,3 kg
Age : 9 month
win 1x


 G386
Zise : 3,5 kg
Age : 8 month

 G387
  
Zise : 3,5 kg
Age : 8 month


 G389
 Zise : 3,2 kg
Age : 8 month

 
G390
 Zise : 2,7 kg
Age : 6 month

PENETASAN telur ayam

PERKEMBANGAN EMBRIO

 TAHAPAN PERTUMBUHAN EMBRIO

PERTUMBUHAN EMBRIO
CANDLING
DAY OF CHICKEN (DOC)

Ternyata secara garis besar, perkembangan embrio pada telur ayam selama 21 hari pengeraman telur ayam adalah sebagai berikut :
Hari ke-1
Sejumlah proses pembentukan sel permulaan mulai terjadi. Sel permulaan untuk system pencernaan mulai terbentuk pada jam ke-18. Pada jam-jam berikutnya, secara berturut-turut  sampai dengan jam ke-24, mulai juga terbentuk sel permulaan untuk jaringan otak, sel permulaan untuk jaringan tulang belakang, formasi hubungan antara jaringan otak dan jaringan syaraf, formasi bagian kepala, sel permulaan untuk darah, dan formasi awal syaraf mata. Para penetas yang sudah berpengalaman akan mampu membedakan telur fertile dan telur tidak fertile dihari ke-1 ini.
Hari ke-2
Embrio mulai bergeser ke sisi kiri, dan saluran darah mulai terlihat pada bagian kuning telur. Perkembangan sel dari jam ke-25 sampai jam ke -48 secara berurutan adalah pembentukan formasi pembuluh darah halus dan jantung, seluruh jaringan otak mulai terbentuk dan jantung mulai berdetak, jaringan pendengaran mulai terbentuk, selaput cairan mulai terlihat dan mulai juga terbentuk formasi tenggorokan.
Hari ke-3
Dimulainya pembentukan formasi hidung , sayap, kaki, dan jaringan pernafasan. Pada masa ini, selaput cairan juga sudah menutup seluruh bagian embrio. Peneropongan telur pada hari ke-3 biasanya sudah terlihat jelas mana telur yang berembrio dan mana telur yang kosong atau embrio mati.
Hari ke-4
Sel permulaan untuk lidah mulai terbentuk. Pada masa ini embrio terpisah seluruhnya dari kuning telur dan berputar ke kiri. Sementara itu jaringan saluran pernafasan terlihat mulai menembus selaput cairan.
Hari ke-5
Saluran pencernaan dan tembolok mulai terbentuk. Pada masa ini terbentuk pula jaringan reproduksi. Karenanya sudah mulai dapat juga ditentukan jenis kelaminnya. Penetas yang berpengalaman akan memanfaatkan hari ini untuk pemisahan telur sesuai jenis kelamin terutama pada burung puyuh dan itik.
Hari ke-6
Pembentukan paruh dimulai. Begitu juga dengan kaki dan sayap. Selain itu, embrio mulai melakukan gerakan-gerakan
Hari ke-7, ke-8, dank e-9
Jari kaki dan sayap terlihat mulai terbentuk. Selain itu, perut mulai menonjol karena jeroannya mulai berkembang. Pembentukan bulu juga dimulai. Pada masa-masa ini, embrio sudah seperti burung, dan mulutnya terlihat mulai membuka
Hari ke-10 dan ke-11
Paruh mulai mengeras, jari-jari kaki sudah mulai sepenuhnya terpisah, dan pori-pori kulit tubuh mulai tampak
Hari ke-12
Jari-jari kaki sudah terbentuk sepenuhnya dan bulu pertama mulai muncul
Hari ke-13 dan ke-14
Sisik dan kuku jari kaki mulai terbentuk. Tubuh pun sudah sepenuhnya ditumbuhi bulu. Pada hari ke-14 embrio berputar sehingga kepalanya tepat berada di bagian telur yang tumpul
Hari ke-15
Jaringan usus mulai terbentuk di dalam badan embrio
Hari ke-16 dan ke-17
Sisik kaki, kuku dan paruh semakin mengeras. Tubuh embrio  sudah sepenuhnya tertutupi oleh bulu yang tumbuh. Putih telur sudah tidak ada lagi, dan kuning telur meningkat fungsinya sebagai bahan makanan yang sangat penting bagi embrio. Selain itu, paruh sudah mengarah ke rongga kantung udara, selaput cairan mulai berkurang, dan embrio mulai melakukan persiapan untuk bernapas
Hari ke-18 dan ke-19
Pertumbuhan embrio sudah mendekati sempurna. Kuning telur mulai masuk ke dalam rongga perut melalui saluran tali pusat. Embrio sudah semakin besar sehingga sudah memenuhi seluruh rongga telur kecuali rongga kantung udara. Makanya ketika peneropongan telur dilakukan akan terlihat gelap sepenuhnya kecuali kantung udara.
Hari ke-20
Kuning telur sudah masuk sepenuhnya ke dalam tubuh embrio. Embrio yang hampir menjadi anak ayam ini menembus selaput cairan, dan mulai bernapas menggunakan udara di kantung udara. Saluran pernapasan mulai berfungsi dan bekerja sempurna. Ketika waktu peneropongan kita dapatkan kantung udara yang juga gelap maka dapat dipastikan bahwa embrio tersebut telah mati.
Hari ke-21
Anak ayam menembus lapisan kulit telur (pipping) dan pada akhirnya menetas
Seluruh kegiatan di atas (candling)dapat kita lakukan dengan bantuan alat peneropong telur .

(Kami kutip dari buku "Sukses Menetaskan Telur Ayam")

Nantikan artikel berikutnya.


salam,
diditgondang

AYAM ADUAN - OKTOBER 2011

NUSA-UNGU FARM
LANCURAN


 G350
 
 
  G353
 

 G354

  G355

 G356

 G357

 G358 

 G359

 G360

 G361

 G362

 G363

G364

 G365
 

 G366

 G367

G368

 G369

 G370

 G371

 G372

JIKA BERMINAT KOLEKSI AYAM  
* NUSA-UNGU FARM *
SILAHKAN  CONTACT KAMI :

081210091711

PEMBAYARAN BISA MELALUI REK BANK KAMI:

BCA : 7080059501
BNI : 0011858693
BRI : 033201014083500
MANDIRI : 1190005008964
AN: achmad yusuf asifudin

Followers